/*----------------------------------------------------------------------------------------*/ Berbagi Ilmu: tips
Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Monday, 9 December 2013

Cara Membuat Menu Sederhana di Blogger

Berikut ini saya akan memberikan tutorial untuk membuat menu sederhana di blog. Seperti gambar di bawah ini.
Berikut ini langkah-langkah untuk membuat menu sederhana pada blog :
1. Login / masuk kedalam blog anda
2. Setelah itu pilih menu layout
3. Kemudian pada layout blog anda tambahkan gadget "HTML/JavaScript" dengan cara klik "Add a Gadget"
4. Setelah anda klik "Add a Gadget" maka akan muncul jendela baru yang berisi berbagai macam pilihan gadget, kemudian pilihlah gadget "HTML/JavaScript"
5. Setelah anda memilih gadget, maka secara otomatis akan membuka jendela baru lagi sesuai gadget yang anda pilih. Kemudian copy script di bawah ini, lalu anda paste di gadget yg anda pilih tadi.
Pada kolom title biarkan kosong, pastikan anda paste script diatas pada kolom content. Dan jangan lupa anda harus meng-edit script tersebut sesuai keinginan anda. Berikut penjelasannya

<li><a href="http://dwiananovitasari.blogspot.com"><span>Menu 1</span></a></li>

"http://dwiananovitasari.blogspot.com" adalah alamat yang akan dituju oleh "Menu 1", anda harus merubah alamat ini sesuai dengan alamat mana yang akan dituju oleh "Menu 1"

"Menu 1" adalah nama menu yang akan tampil di blog anda. Anda bisa merubahnya sesuai keinginan anda, seperti HOME, PROFIL, ABOUT, dll

lanjutkan mengedit alamat dan nama menu anda pada script sampai berapa menu yang anda butuhkan, anda bisa menambah atau mengurangi jumlah menunya.

6. Setelah selesai klik/pilih save & SELESAI. Anda bisa melihat menu sederhana yang anda buat lewat "view blog"


Semoga artikel ini bermanfaat :)


Sunday, 8 December 2013

Internet Sehat Untuk Anak

Tentunya keamanan dan internet sehat untuk anak dan keluarga perlu kita kedepankan. Dunia maya (internet) bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi anak-anak di Indonesia sekarang ini, dengan cepat dan mudah mereka juga mengakses internet melalui handphone.

Mulai dari keperluan untuk mendapatkan bahan tugas dari sekolah, bermain game serta begitu besarnya tingkat penggunaan internet oleh anak untuk bersosialisasi melalui situs-situs di social media baik itu dengan teman lama atau untuk mendapatkan teman baru.

Disini begitu besarnya peranan lingkungan terutama keluarga (orang tua) dalam mengawasi serta membimbing anak agar tidak terjerumus kedalam hal-hal negatif yang setiap saat selalu mengintai, mulai dari situs p*rno, penipuan hingga cyber bullying yang bisa mengakibatkan korban (anak) hingga mengalami depresi. Karena cukup banyak kasus cyber bullying via internet yang kita lihat sekarang menimpa pengguna internet yang masih tergolong anak-anak. Disini arti pentingnya menjaga privasi bagi anak seperti identitas diri (nama), alamat sekolah dan rumah.

Berikut tips dari salah satu peneliti senior di ICT Watch yaitu Donny Budhi Utoyo atau yang biasa di sapa dengan panggilan Donny BU.

Tips Internet Sehat Untuk Anak dan Keluarga

1. Menjaga komunikasi dengan anak
Lakukan komunikasi yang terbuka dan positif dengan anak. Orangtua harus bersikap terbuka menanggapi pernyataan dan keingintahuan anak tentang komputer dan internet. Dengan komunikasi yang hangat, anak mendapat pemahaman yang jelas tentang bagaimana menggunakan fasilitas internet sehingga dampak negatifnya bisa dikurangi.
2.  Memilih atau menetukan situs-situs yang bisa (boleh) diakses oleh anak.
Tidak semua situs aman dibuka oleh anak, bahkan Facebook pun sebenarnya memiliki aturan hanya boleh diakses oleh anak yang telah berusia 13 tahun. Sebaiknya pilihkan situs-situs yang memang khusus untuk anak atau situs yang mengandung muatan edutainment (edukasi dan entertainment).
3.  Tegaskan (tetapkan) aturan jelas sebelum anak diberi izin untuk mengakses internet.
Demi keamanan diri anak, aktifitas anak harus selalu di pantau dan bimbing. Beberapa contoh aturannya seperti:
  • Boleh mengakses internet apabila ada pedamping seperti orang tua atau pengasuh.
  • Menjaga privasi dengan orang yang baru dikenal dan tidak mudah percaya begitu saja.
  • Selalu menjaga kerahasian atau tidak memberi data pribadi dari orang asing.
  • Memberi laporan kepada orang tua bila mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan di internet.

4. Pasang software untuk melindungi anak dari konten berbahaya.
Beberapa software yang bisa anda gunakan pada komputer seperti memasang K9 Parental Software atau Norton Family Online. Gunakan web browser khusus seperti Kidzui atau Kidoz untuk anak masih usia prasekolah, TK dan kelas 1-3 SD
5. Selalu dampingi dan bimbing saat anak browsing
Ini poin yang sangat penting, karena anak-anak tentunya belum paham benar tentang dampak baik dan buruknya internet jadi perlu pendamping yang akan menerangkan pemahaman tentang apa yang anak lihat dan baca. Bagi anak yang menggunakan Internet untuk keperluan tugas sekolah atau sudah tergolong Praremaja, dan sudah bisa dilepas sendiri saat mengakses internet bisa kita awasi secara tidak langsung dengan tetap menginstall parental software.

Semoga artikel singkat tentang Internet Sehat Untuk Anak dan Keluarga ini bisa bermanfaat. Agar anak tetap bisa belajar dengan menggunakan sarana komunikasi (internet) namun masih dalam area aman atau tidak sempat terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang bisa merusak mental dan psikologis anak yang berada pada usia rawan dimasa pertumbuhan.

Cara Jitu Menumbuhkan Semangat Belajar Pada Anak

Nah, ini adalah tema yang sering ditunggu-tunggu oleh orangtua dan juga sering banyak dikeluhkan orangtua. “Kenapa anak saya ngga senang belajar, maen aja seharian”, keluh seorang Ibu yang hadir diseminar saya. Para pembaca, percayakah Anda bahwa kehidupan sejati kita manusia adalah seorang pembelajar? Tapi kita sering memberikan perlakuan yang tidak menyenangkan saat anak belajar (secara tidak sadar) bahkan dulu kita pun mungkin diberikan stimulasi yang salah sehingga belajar itu tidak menyenangkan.
Misalnya, saat anak kita bayi dan berumur 1 tahun. Dia ingin memasukan semua barang yang dapat ia pegang ke dalam mulutnya, benar? Nah yang kebanyakan orang lakukan saat itu adalah berkata “eh… itu kotor, ngga boleh” sambil menarik barang tersebut. Sebenarnya ini adalah perilaku dasar pada saat seorang anak belajar. Kemudian saat dia mulai bisa berjalan, mulai ingin tahu lebih banyak tentang lingkungan sekitar, semakin banyak larangan yang dikeluarkan oleh orangtua ataupun pengasuh. Mungkin karena lelah menjaga anak seharian, sehingga banyak larangan yang dikeluarkan. Padahal ini adalah keinginan mereka untuk tahu (belajar) lebih banyak, mengisi database di otaknya yang masih kosong dan perlu diisi.
Saat mulai bisa berbicara, bertanya ini dan itu. “Ini apa? Kenapa?” Jawaban yang diterima “lha tadi sudah tanya, tanya lagi dasar cerewet” mungkin saat itu pengasuh dan orangtua sedang lelah juga saat menjaganya sehingga malas dan capek untuk memberikan penjelasan dan ini adalah proses belajar seorang anak. Ada barang baru dirumah dan anak ingin memegangnya atau mengetahui lebih dekat, maka kita orangtua dan pengasuhnya menjauhkan barang tersebut darinya, dengan dalih nanti rusak karena barang mahal.
Dari sepenggal contoh diatas dimana ini adalah pengalaman nyata dari saya dan beberapa klien, siapakah yang membuat anak menjadi malas belajar?

Berikutnya ada seorang anak berusia 8 tahun, sebut saja Aji. Orangtuanya sangat mengeluhkan, bahwa anaknya tidak suka belajar dan sudah mendapat peringatan dari gurunya jika tidak ada perubahan sikap maka kemungkinan besar Aji tidak naik kelas. Saat bertemu, saya yakin Aji adalah anak yang luar biasa. Sesaat saya bertanya tentang hobi dan kesukaannya saat bermain, dengan cepat saya mengetahui anak ini luar biasa. Sebab setelah saya Tanya tentang hobinya ternyata sepak bola, dan tim kegemarannya adalah Arsenal (Liga Inggris). Dan Aji, hafal seluruh pemain inti dan cadangan Arsenal, berikut pelatih dan asistennya serta nomor punggung pemain, tanggal ulang tahun pemain serta daftar pencetak goal dan assist (pemberi umpan) dan point klasemen liga dan urutannya. Gila, luar biasa! (dalam hati saya) Ngga ada yang salah sama hardware (otaknya), tapi masalahnya sama Software.
Satu orang anak yang sama, otaknya kalau dibuat belajar pelajaran disekolah tidak berfungsi (berhitung, menghafal) tetapi hafal seluruh pemain Arsenal. Apa anak ini bodoh? Tentunya Anda sepaham dengan saya, jawabanya adalah tidak. Anak ini pandai luar biasa. Hanya saja salah perlakuan sehingga ia malas dan tidak suka belajar.
Lalu apa yang saya lakukan untuk mengubah agar software menjadi baik dan membuat anak ini agar mudah belajar?  Yang saya perbaiki orangtuanya dahulu, sebab untuk anak seusia Aji, jika terdapat masalah dalam hidupnya berarti orangtua yang akan membantu untuk mengatasi masalah anak tersebut. Saya mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak dan sifat dari pikiran anak, serta pentingnya menomor satukan cinta dalam mendidik anak, yang semuanya akan sangat panjang jika saya jelaskan disini.
Berikutnya adalah tips bagaimana agar, anak kita menjadi rajin dan mudah sekali belajar dan sekolah.
1. Saat pulang sekolah tanyakan “hai sayang, apa yang menyenangkan hari ini disekolah?” Otomatis otak anak akan mencari hal-hal yang menyenangkan disekolah dan ini secara tidak langsung akan memberitahu sang anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan.
2. Saat anak tidur (Hypnosleep), katakan “makin hari, belajar makin menyenangkan”, “sama halnya dengan bermain, belajar juga sangat menyenangkan”, “mudah sekali bagimu untuk belajar (berhitung, menghafal dll)”.
3. Jelaskan manfaat dari pelajaran yang sedang dipelajari (sesuai dengan minat anak tersebut) misal: dengan mempelajari perkalian, maka saat liburan naik kelas nanti nanti kamu bisa menghitung berapa harga barang yang akan kamu beli di Singapore dan kamu bisa membandingkannya dengan harga di Indonesia. Jika kamu menguasai conversation dalam bahasa inggris maka kamu akan sangat mudah berkomunikasi dengan pelatih sepak bolamu yang dari Thailand.
4. Mintalah guru les pelajarannya (jika ada), sering-sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang hebat dan luar biasa. Pujian yang tulus dan memompa semangatnya jauh lebih penting dari pada mengajarkan tehnik-tehnik berhitung dan menghafal  yang cepat. Mintalah bantuan orang-orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan harga diri anak kita.
5. Jika anak kita masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, bacakan dongeng dengan posisi memangku dia (dengan posisi yang nyaman, serta memudahkan kita orangtua untuk memberikan ciuman kasih sayang atau pelukan sayang) tujuannya agar anak mengkaitkan membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua dan buku adalah hal yang sangat menyenangkan.
6. Gunakan surat rahasia dari orangtua kepada anak, kita bisa berkata “nak, Ibu telah meletakan surat rahasia buat kamu. Cuma kamu dan ibu yang tahu isinya. Ibu letakan dibawah bantal tidurmu, bacalah setelah makan ya”. Isinya bisa berupa kata-kata yang menyemangati anak dalam kegiatan belajar dan sekolahnya.

Sumber : http://www.pendidikankarakter.com/cara-jitu-menumbuhkan-semangat-belajar-pada-anak/